Rabu, 18 November 2015

PEMBUATAN BATIK CAP


Proses pembuatan batik cap tidak seperti proses pembuatan batik tulis dalam proses pembuatannya menggunakan canting, pada proses pembuatan batik cap alat yang digunakan yaitu cap berupa stempel besar yang terbuat dari tembaga yang sudah didesain dengan motif tertentu dengan dimensi 20 cm x 20 cm.
Proses Pembuatan batik cap adalah sebagai berikut :
  1. Kain mori diletakkan di atas meja datar yang telah dilapisi dengan alas yang lunak.
  2. Malam/ lilin direbus hingga mencair dan dijaga agar suhu cairan malam ini tetap dalam kondiri 60 sampai dengan 70 derajat Celcius.
  3. Cap lalu dimasukkan kedalam cairan malam tadi dengan mencelupkan kurang lebih yang 2 cm tercelup cairan malam pada  bagian bawah cap.
  4. Cap kemudian diletakkankan dan ditekankan dengan kekuatan yang cukup di atas kain mori yang telah disiapkan tadi, Cairan malam/ lilin dibiarkan meresap ke dalam pori-pori kain mori hingga tembus ke sisi lain permukaan kain mori.ngecap
  5. Setelah proses cap selesai, kain mori selanjutnya akan akan masuk ke  proses pewarnaan, dengan cara mencelupkan kain mori ini ke dalam tangki yang berisi warna.                                                                                                                                                                                               nyeup
  6. Cairan malam/ lilin telah terserap pada permukaan kain, tidak akan terkena dalam proses pewarnaan ini.  Setelah proses pewarnaan selesai, dilanjutkan dengan proses berikutnya yaitu penghilangan berkas motif cairan malam melalui proses penggodogan atau ngelorot.  Sehingga akan nampak dua warna, yaitu warna dasar asli kain mori berasal dari mori yang tertutup malam/ lilin, dan warna setelah proses pewarnaan yang dilakukan.  bila akan diberikan kombinasi pewarnaan lagi, maka harus dimulai lagi dari proses penge-cap-an cairan malam – pewarnaan – penggodogan lagi.Sehingga diperlukan proses berulang untuk setiap warna.  Hal yang menarik dari batik cap adalah pada proses perkawinan warna, karena permukaan kain mori yang telah diwarna sebelumnya akan diwarna lagi pada proses pewarnaan berikutnya, sehingga perlu keahlian khusus dalam proses pemilihan & perkawinan warna.                                                                                                                                                                                    mewarnai
  7. Proses terakhir dari pembuatan batik cap adalah proses pembersihan dan pencerahan warna dengan soda.
  8. Selanjutnya dikeringkan dan disetrika.
Contoh motif dan alat  cap  :
motif cap2 motif cap1  
Sumber : https://anihaqqi.wordpress.com/proses-pembuatan-batik/teknik-pembutan-batik-cap/

JENIS BATIK

PDF Print E-mail

Jenis  jenis Batik 


Berbagai macam batik dapat dijumpai di Indonesia. Apabila ditinjau dari cara atau teknik pembuatannya, batik dapat dibedakan menjadi batik tulis, batik cap dan batik printing (cetakan). 


1. Batik Tulis

Batik tulis adalah jenis batik yang dihasilkan melalui pemberian malam pada kain dengan menggunakan alat yang benama canting. Canting terbuat dari tembaga yang berbentuk seperti corong untuk menampung malam (lilin batik) dan mempunyai lubang pada salah satu sisinya yang berupa pipa kecil sebagai saluran keluarnya malam. Pada saat proses pembuatan batik, corong tersebut digoreskan pada kain untuk membentuk ragam hias batik pada permukaan kain. Canting tulis terdiri dari berbagai jenis dan ukuran yang disesuaikan dengan fungsinya. Karena batik ini ditulis maka bentuk gambar atau desain batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas sehingga tampak luwes. Setiap potongan gambar yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Gambar batik tulis dapat dilihat pada kedua sisi kain (tembus bolak-balik). Dasar kain memiliki warna lebih muda dibandingkan dengan warna goresan motif.


2. Batik Cap

Batik cap adalah batik yang dihasilkan dengan cara membasahi salah satu permukaan bagian cap dengan malam yang kemudian dicapkan pada kain. Cap tersebut membentuk rangkaian motif atau corak. Untuk membuat berbagai motif diperlukan pula berbagai macam cap. Motif atau corak batik cap selalu ada pengulangan yang jelas sehingga bentuknya sama. Garis motif mempunyai ukuran yang lebih besar dari batik tulis. Motif hanya kuat di salah satu sisi kain. Dasar kain memiliki warna lebih tua dari dibandinkan motifnya. Proses pembuatan batik cap lebih cepat dibandingkan dengan proses pembuatan batik tulis. 


3. Batik Printing (Cetakan)

Batik printing (cetakan) adalah tekstil atau kain yang dicetak bergambar/bermotif dengan warna menyerupai karya batik. Proses pembatan batik ini dilakukan dengan menggunakan mesin, sedangkan motif meniru motif batik yang sudah ada.



Berdasarkan motif atau polanya, batik dapat dibedakan menjadi batik klasik dan batik pesisir. 


1. Batik Klasik

Klasik berarti suatu karya (umumnya dari masa lampau) yang bernilai seni serta ilmiah tinggi berkadar keindahan dan tidak luntur sepanjang masa. Berdasarkan pengertian di atas maka batik klasik merupakan suatu karya seni yang bersifat kuno atau tradisi yang memiliki kadar keindahan tinggi. Batik klasik tidak luntur sepanjang masa karena bermakna filosofis yang berarti mengandung unsur-unsur ajaran hidup yang banyak digunakan khususnya oleh masyarakat Jawa. Batik klasik mempunyai 2 macam keindahan yaitu keindahan visual dan keindahan filosofi. Keindahan visual adalah rasa indah penglihatan panca indera yang diperoleh dari perpaduan atau harmoni berupa susunan bentuk dan warna. Sedangkan keindahan filosofi atau jiwa adalah rasa indah yang diperoleh karena susunan arti atau lambang yang membuat gambar sesuai dengan paham yang dimengerti. Contoh batik klasik adalah parang rusak, kawung, sidomuksi dan lain-lain.


2. Batik Pesisir

memiliki motif atau pola yang tidak menganut pola tradisional melainkan memiliki kebebasan dan kemandiriaan dalam pengungkapan bentuk dan warna. Berbagai pilihan warna seperti merah, hijau, kuning dan sebagainya dapat diterapkan.



Batik dijumpai di berbagai wilayah Indonesia. Motif batik di daerah satu berbeda dengan motif di daerah lainnya. Masing-masing daerah mempunyai karakteristik yang berbeda tergantung dari daerah perkembangan batik. Berdasarkan daerah perkembangannya di pulau Jawa, batik dibedakan menjadi batik Yogyakarta, batik Solo, batik Banyumas, batik Pekalongan, batik Cirebon dan lain-lain. 

 Sumber  : http://indonesia.gunadarma.ac.id/batik/index.php?option=com_content&view=article&id=206&Itemid=29
 

Rabu, 04 November 2015

CARA MEMBUAT GELANG DARI TALI SEPATU

Cara membuat gelang dari tali sepatu

Cara membuat gelang dari tali sepatu
Cara membuat gelang dari tali sepatu
Cara membuat gelang dari tali sepatu – Bicara tentang sepatu, siapa yang tidak pernah mendengar istilah “sepatu”. Pasti di benak sobat sepatu adalah benda yang berfungsi untuk dipakai pada kaki. Namun jangan salah, dari sepatu itu kita bisa mengkreasikan sesuatu yang unik namun sederhana dan gampang.
Dengan modal awal sepatu kita bisa membuat sesuatu yang menarik. Tapi bukan sepatu nya yang di gunakan untuk membuat kreasi tersebut. Melainkan tali sepatu nya.
Dengan tali dari sepatu, sobat bisa membuat beberapa macam kreasi. Dalam hal ini membuat gelang. Untuk kreasi dari bahan dasar sepatu bisa di jelaskan pada artikel yang akan datang
Bahan – bahan gelang dari tali sepatu
1. Tali Sepatu
2. Gunting
3. Lem Super (alteco)
4. Korek Api

Langkah – langkah membuat gelang dari tali sepatu
Langkah pertama
Ukur panjang tali sepatu yang ingin di jadikan gelang ke tangan anda, kemudian tali sepatu tersebut di potong menggunakan gunting.

Misalnya seperti gambar diatas. Jika anda ingin terlihat lebih rapi, bekas guntingannya bagian ujung ujung sebaiknya di bakar menggunakan korek api.
Langkah Kedua
Setelah di potong, lilitkan tali sepatu ketangan, kemudian di lem dengan menggunakan lem super tersebut, kemudian tunggu hingga kering.

Kalo misalnya malas pake potong potong, langsung di ikatin aja tuh tali sepatu di tangan, trus di lilit lilitin. gelang seperti ini belum di uji coba ketahanannya.

sumber : http://fashion-terbaru.com/cara-membuat-gelang-dari-tali-sepatu

CARA MEMBUAT BATIK JUMPUT

                      Cara Membuat Batik Jumput 
 
Jumputan merupakan salah satu jenis batik yang pembuatannya dilakukan dengan cara mengikat kencang di beberapa bagian kain kemudian dicelupkan pada pewarna. Oleh karena itu, sebagian orang juga menyebut Jumputan sebagai batik ikat celup.

Pada akhir semester gasal tahun ajaran 2012-2013 kelas 8 I (Putri) MTs N Babakan telah berhasil mempraktekkan teknik jumputan. Kegiatan ini menjadi media bagi mereka untuk berekspresi dan berkreasi pada mata pelajaran seni rupa sekaligus menjadi upaya untuk mengasah ketrampilan dibidang tekstil. Adapun persiapan dan tahapan mereka dalam mempraktekkan pembuatan Batik Jumputan (ikat celup) adalah sebagai berikut:

A. Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  1. Kain berjenis Blaco, Mori prima, Primissima;
  2. Dua sendok Garam dan Cuka secukupnya;
  3. Dua liter Air untuk satu kemasan warna;
  4. Pewarna dan penguatnya dalam satu kemasan (Wenter ataupun Wantex).
B. Alat-alat yang digunakan:
  1. Karet gelang;
  2. Kelereng, Uang koin, Batu;
  3. Kompor;
  4. Bejana (Panci);
  5. Sendok kayu sebagai alat pengaduk;
  6. Ember.
C. Cara membuatnya:
  1. Pastikan kain dalam kondisi bersih;
  2. Membuat bentuk/desain motif dengan mengikat Kelereng, Uang koin, atau Batu pada beberapa bagian kain menggunakan karet secara kencang dan bervariatif;
  3. Rebus air menggunakan Bejana (Panci) hingga mendidih;
  4. Setelah mendidih, campurkan pewarna dan penguat yang berada dalam satu kemasan Wenter ataupun Wantex;
  5. Tambahkan garam dua sendok makan dan cuka secukupnya disertai dengan mengaduk larutan hingga merata;
  6. Basahi kain yang telah diikati dan dibuat motif dengan air bersih;
  7. Celupkan kain tersebut pada cairan warna. Bila menginginkan satu warna, celupkan seluruh bagian kain dalam larutan pewarna yang mendidih.
  8. Aduk dalam waktu 20-30 menit agar warna merata dan merekat kuat;
  9. Bila menginginkan warna lain, langkah pada no. 6 (enam) hanya mencelupkan sebagian pada cairan pewarna pertama dan mencelupkan kain yang belum terkena warna pada cairan pewarna lainnya.
  10. Celupkan berkali-kali sesuai jumlah warna yang dikehendaki;
  11. Apabila proses pencelupan warna selesai, kain diangkat dan dibilas menggunakan air dingin yang bersih;
  12. Kemudian sumua ikatan dilepas, kain ditiris dan dikeringkan;
  13. Setelah kering, rapikan dengan menyetrika kain tersebut.

    sumber : http://sanggarmodel.blogspot.co.id/2012/12/membuat-batik-teknik-jumputan-ikat-celup.html

CARA MEMBUAT SELAI NANAS

Cara Mudah Membuat Selai Nanas Lezat dan Manis 


 Pembuatan selai nanas yang sebenarnya sangat mudah sekali untuk dibuat, apalagi bila ada yang mengajarkanya. Selai nanas itu sendiri adalah jenis makanan yang menjadi pelengkap ketika kita menikmati roti atau makanan lain yang membutuhkan tambahan rasa manis. Selai nanas ini juga sangat cocok sekali untuk dijadikan tambahan ketika membuat roti bakar atau membuat kue nastar yang menjadi bahan sajian ketika hari raya atau hari-hari lainnya.  Bahan dasar pembuatan selai ini tidak lain adalah buah nanas yang sangat segar atau nanas yang sudah matang agar selai yang dihasilkan manis dan legit. Sebenarnya selai nanas ini sangat banyak kita jumpai di supermarket atau toko-toko biasa yang menjual berbagaimacam sajian makanan, namun bila anda ingin mencoba untuk membuatnya sendiri tidak ada salahnya, karena memang selain menambah pengetahuan anda dalam membuat masakan yang enak anda juga mendapat pengetahuan baru yang mungkin akan berguna suatu saat nanti. Silahkan anda ikuti resep sebagai berikut.
Cara Mudah Membuat Selai Nanas Lezat dan Manis
Cara Mudah Membuat Selai Nanas Lezat dan Manis
Bahan – bahan
  • Nanas 1 buah (usahakn yang sudah matang)
  • Jeruk limau 1 buah
  • kayu manis 1/2 sdt (bubukan terlebihdahulu)
  • gula pasir putih 250 gram
Cara Membuat Selai Nanas Lezat dan Manis
  1. siapkan buah nanas matang yang sudah dikupas kemudian dibersihkan dari bentol-bentol hitam dibuah nanas tersebut
  2. potonglah buah nanas menjadi beberapa bagian kemudian cuci hingga bersih, kemudian diamkan
  3. mulai siapkan parut untuk memarut buah nanas yang sudah dibersihkan tadi, usahakan sampai halus
  4. untuk menambah tekstur buah nanas menjadi sangat halus, anda boleh memblendernya, agar menjadi sangat halus
  5. siapkan wajan untuk memasak buah nanas yang diparut tadi, gunakan api kecil agar nanas yang akan dibuat matang dengan rata
  6. tambahkan gula pasir putih, perasan air jeruk limau dan juga serbuk kayu manis yang sudah dihaluskan, dan aduk hingga tercampur semua, tunggu kurang lebih 30 menitan
  7. bila sudah mulai lengket dan cair, angkat olahan nanas tadi kemudian, tiriskan terlebihdahulu
  8. mulai wadahi selai yang sudah dingin kedalam toples atau wadah lainnya, kemudian tutup rapi dan simpan terlebihdahulu agar rasa selai semakin legit
  9. selai nanas siap dsajikan


    sumber : http://www.resepharian.com/cara-mudah-membuat-selai-nanas-lezat-dan-manis/

CARA MEMBUAT TELUR ASIN


Cara Membuat Telur Asin


Cara Membuat Telur Asin
Telur asin merupakan istilah umum untuk olahan telur yang diawetkan dengan cara diasinkan. Proses pengasinan dilakukan dengan cara diberi garam berlebih. Hal ini untuk menonaktifkan enzim perombak. Biasanya, telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Telur asin baik dikonsumsi dalam waktu 30 hari. Itulah mengapa biasanya nelayan yang melaut atau orang yang bepergian untuk waktu lama biasa membawa telur asin untuk bekal.
Telur asin dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang dan nasi lengko. Meski demikian telur asin yang dimakan tanpa nasi juga tetap lezat. Proses pembuatannya pun tidak rumit, peralatannya  minim, serta bahan-bahannya mudah didapat. Berikut adalah cara membuat telur asin.

Persiapan

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat persiapan pembuatan  telur asin:
  1. Gunakan telur bebek kualitas premium. Ciri-ciri: kuning telurnya berwarna kemerahan dan tidak berbau amis ketika sudah menjadi telur asin
  2. Telur bebek kualitas bagus dan tidak amis biasanya dihasilkan oleh bebek yang diberi makanan pakan organik serta udang. Biasanya daerah penghasil telor bebek yang bagus itu adalah Blitar, Jawa timur, dan Indramayu.
  3. Jika sulit mendapatkan telur bebek, telur ayam biasa juga dapat dijadikan telur asin.
  4. Untuk menentukan apakah telur bebek masih layak diolah, lakukan pengujian ini: masukkan telur ke dalam wadah yang sudah diisi penuh dengan air. Jika telur tenggelam, artinya telur masih layak dikonsumsi. Pastikan juga telur tidak retak.
  5. Bersihkan telur dari kotoran yang menempel kemudian keringkan dengan lap. Amplas permukaan telur agar pori-porinya terbuka.
  6. Gunakan air yang dingin untuk merendam telur.
  7. Tentukan cara pembuatan telur asin yang diinginkan sehingga bisa memperkirakan jenis dan banyaknya bahan yang akan digunakan seperti: abu gosok, garam dan batu bata merah halus
  8. Ada pula yang menambahkan ekstrak daun teh saat pembuatan telur asin. Takaran penggunaan 50 gr teh untuk 3 liter air, demikian seterusnya.

Cara Pembuatan telur Asin

Ada 3 cara pembuatan telur asin, yaitu:

1. Metode Perendaman dengan Larutan Air Garam

  • Siapkan air dan tambahkan garam secukupnya.
  • Aduk sampai garam larut.
  • Rendam telur yang sudah dibersihkan ke dalam larutan garam selama kurang lebih 10 hari dalam wadah yang tertutup.
  • Jika menginginkan rasa telur yang lebih asin lagi, rendamlah telur lebih lama lagi.

2. Metode Perendaman dengan Adonan Garam

  • Siapkan adonan garam berupa campuran air dan garam yang kekentalannya seperti pasta.
  • Susun telur, lalu siram dengan adonan pasta garam tersebut sampai tertutup semuanya.
  • Simpan beberapa hari.
  • Setelah itu siap dimakan

3. Metode Pemeraman Dengan Adonan Garam, Batu Bata dan Abu Gosok

  • Campur abu gosok, batu merah yang sudah digiling halus, dan garam dengan perbandingan campuran 2:2:3.
  • Aduk rata.
  • Tambahkan air secukupnya sampai menjadi adonan pasta.
  • Balurkan ke telur sampai terbungkus rapi, kira-kira dengan ketebalan adonan 1 cm. Simpan ditempat yang terbuka sampai waktu yang diinginkan.
  • Untuk asin yang tidak berlebihan, simpan telur selama 7-15 hari.

Cara Mengetahui Telur Asin Palsu

  1. Telur asin asli warna kuning telurnya biasanya keorenan/kemerahan. Kuning telurnya “masir”. Adapun telur asin palsu kuning telurnya pucat karena dibuat dari telur ayam biasa.
  2. Gunakan cairan pemutih . Gosoklah telur secara perlahan, jika warna terlihat kecoklatan, artinya telur asin dibuat dari telur ayam yang sudah diwarnai dengan pewarna tekstil dan penguat warna lainnya yang bukan pewarna makanan.
  3. Supaya proses pembuatan telur asin tidak memakan waktu yang lama, cukup hanya memakan waktu 1 hari saja. Penjual nakal biasanya merendam salah satu sisi ujung telur dengan cuka hingga telurnya melunak lalu disuntik air garam. Kemudian, telur ayam dicat dengan cat tembok dan diberi tepung kanji sehingga warnanya sangat menyerupai telur bebek asli dan sekaligus menghilangkan guratan guratan cat pada telur. Cara untuk mengetahuinya: usaplah permukaan telur jika agak kesat dan warnanya  agak kusam, artinya palsu.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     sumber : http://cara.media/membuat-telur-asin/

CARA MEMBUAT BROS DARI KAIN FLANEL



Cara Membuat Bros dari Kain Flanel

Bros jilbab dari kain flanel adalah salah satu aksesoris yang bisa anda gunakan untuk mempercantik jilbab. Bros jilbab ini pun menjadi aksesoris yang cukup populer di kalangan pemakai jilbab akhir-akhir ini.
Bros yang terbuat dari kain flanel ini sangat mudah di buat dan tidak memerlukan biaya yang terlalu mahal. Jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk membuatnya anda bisa membeli bros ini di beberapa toko online.
Jika anda mempunyai banyak waktu senggang, anda bisa membaca cara membuat bros jilbab pada artikel ini. Apabila anda bisa membuatnya sendiri, tentu saja anda bisa bereksperimen untuk menghasilkan bros untuk jilbab yang unik.
Bros Jilbab Dari Kain Flanel
Bros Jilbab Dari Kain Flanel
Apabila anda bisa membuat bros jilbab terbaru, anda bisa saja membuka usaha dalam pembuatan aksesoris untuk jilbab ini. Berikut ini adalah cara membuat bros jilbab dari kain flanel :
Bahan-bahan yang di perlukan
  • Kain Perca
  • Kancing
  • Lem
  • Peniti
  • Gelas
Langkah Pembuatan Bros
Kita bisa menggunakan cangkir atau gelas untuk dijadikan alat untuk membuat pola lingkaran pada kain flanel. Untuk membuat satu bros, kita membutuhkan 6 lingkaran yang terbuat dari kain flanel dan satu lingkaran dengan ukuran yang lebih kecil.


Lipat kain flanel berbentuk lingkaran tadi, sehingga menjadi setengah lingkaran.


Lipat salah satu ujung kain flanel sehingga membentuk segitiga.


Lipat salah ujung satunya lagi agar membentuk huruf S. Rekatkan Lem di ujung kain flanel agar bentuk huruf S tidak berubah.


Setelah anda selesai membentuk huruf S pada 6 kain flanel, saatnya kita menempelkannya menjadi satu untuk membentuk bros. Caranya adalah dengan meletakkan lingkaran kecil sebagai dasar dan tempelkan 6 kain flanel menjadi satu.


Jika kita sudah selesai menempelkan semua kain flanel, atur agar kain flanel mengembang. Langkah terakhir adalah menempelkan kancing pada tengah bros dan menempelkan peniti atau pin pada dasar bros.


Mudah bukan untuk membuat bros jilbab dari kain flanel? Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam membuat bros untuk jilbab yang unik.

sumber : http://www.proviantaudio.com/2014/01/bros-jilbab-dari-kain-flanel.html